Dipilih Dipilih..

Tampilkan postingan dengan label Dongeng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dongeng. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 November 2013

Ironi Sang Nyamuk (Part 4)

Sebelumnya

Mereka bersenang-senang tanpa ada yang tahu bahwa disisi lain ada yang merasa kehilangan sesuatu...

Bersenang-senanglah seadanya...

Ketika otak, tangan, pipi, telinga dan seluruh anggota tubuh lainya bergembira dengan liarnya, berpesta dengan angkuhnya, bersenandung dengan tawanya. Mereka tidak menyadari ada seekor binatang kecil bingung akan segala hal yang dilihatnya.

Baru saja ia terkagum akan manuver indah nan angkuh yang diperlihatkan. Baru saja ia berbangga akan jati dirinya sebagai makhluk kecil penghisap darah yang mampu bergerak lincah. Baru saja hatinya bergetar akan tidak sabar ingin turun ke medan pertempuran seperti yang dilihatnya. Baru saja. Semuanya baru saja terjadi. Baru saja ketika...

Senin, 03 Juni 2013

Ironi Sang Nyamuk (Part 3)

Sebelumnya

Namun disisi lain dia merasa bersyukur karena mampu mengeluarkan apa yang selama ini selalu disembunyikan rapat-rapat. Tidak akan ada lagi tatapan kekaguman dan tatapan penuh harap pada dirinya agar selalu berpenampilan sempurna. Hal ini sungguh menjemukan baginya. Dan terima kasih tangan... 

Tangan terdiam. Terpaku menyesali kesalahan yang telah dilakukannya.
Otak menghembuskan nafas berharap seluruh bebannya hilang bersama dengan udara yang telah dibuangnya. Tapi kenyataan berkata lain, bebannya hilang bukan karena helaan nafas melainkan karena pertengkarangnya dengan tangan yang membawa Otak untuk lebih berani pada dirinya sendiri tidak lagi berlindung pada superioritas yang dimilikinya.

Otak tersenyum.
Tangan tersentak. Kemudian membalas senyuman Otak.

Senin, 06 Mei 2013

Ironi Sang Nyamuk (Part 2)

sebelumnya...

Penyambungan saraf yang digunakan untuk mencari ide, bekerja semakin gila. Panas. Sistem saraf pun terhubung. Seluruh sistem saraf terhubung sekarang. Hanya dalam hitungan waktu 10 pangkat (-109) Otak akhirnya menemukan solusi untuk membalas dendam Pipi yang tersakiti.

Tanpa ada niat untuk menyia-nyiakan waktu barang 10 pangkat minus sekian detik otak langsung mengirimkan stimulus emergency, code red, pada tangan. Otak percaya dan yakin pada keputusannya. Berdasarkan pengalamannya selama bertahun-tahun, memang hanya tanganlah yang mampu membantu otak untuk membalaskan dendam pipi yang sudah tersakiti.

Minggu, 28 April 2013

Ironi Sang Nyamuk (Part 1)

Ngiung... ngiung.... PLAK..!! Berhasil menghindar, manuver kanan. PLAK..!! Masih belum, meniru quote tsubasa. PLAK lagi dengan murder angel, red : sudut pembunuhan, yang berbeda. NGIUUUUNG..... Elakan demi elakan berhasil dilakukan ditambah dengan manuver yang sangat cantik untuk menghindari semua 'plak plak'an. Tanpa banyak basa basi, sebut saja dia, berhasil melesat ke atas yang bahkan mampu mengalahkan pesawat tercanggih yang pernah diciptakan manusia saat ini. Meluncur vertikal dengan manuver 360 ^o.